Sering Ngidam Makanan Manis? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sering Ngidam Makanan Manis? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Tiba-tiba pengen cokelat padahal baru selesai makan? Atau merasa nggak lengkap kalau belum minum sesuatu yang manis setelah makan siang? Kondisi ini punya nama: sugar cravings, alias dorongan kuat untuk mengonsumsi makanan atau minuman manis yang kadang susah ditahan.

Yang menarik, dorongan ini tidak selalu tanda tubuh kekurangan gula. Ada banyak faktor lain yang bisa memicunya, mulai dari melewatkan jam makan, kurang tidur, sedang stres, sampai sekadar kebiasaan yang terbentuk dari rutinitas harian.

Kalau dibiarkan terus-terusan dituruti, asupan gula tambahan bisa melonjak tanpa disadari. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut konsumsi gula tambahan berlebih bisa berkontribusi pada kenaikan berat badan, obesitas, diabetes tipe 2, hingga penyakit jantung.

Soal tidur, sebuah tinjauan penelitian yang dimuat di jurnal Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity menemukan bahwa gangguan tidur berkaitan dengan perubahan metabolisme serta cara tubuh mengatur rasa lapar dan kenyang. Singkatnya, kalau tidur kacau, nafsu makan pun bisa ikut tidak terkontrol.

Kabar baiknya, sugar cravings bisa dikelola tanpa harus langsung menghapus semua yang manis dari menu harian. Pendekatan bertahap jauh lebih realistis dan lebih mudah bertahan lama.

Langkah praktisnya antara lain makan lebih teratur dengan menu yang mengenyangkan seperti protein, sayuran, buah, dan makanan berserat tinggi. CDC mencatat bahwa serat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama, dan bisa ditemukan di buah, sayuran, biji-bijian utuh, serta kacang-kacangan.

Untuk minuman, mengganti soda, teh manis kemasan, atau kopi sirup dengan air putih adalah cara sederhana mengurangi gula tanpa terasa berat. WHO sendiri merekomendasikan konsumsi gula bebas (free sugars) di bawah 10 persen dari total kalori harian, atau sekitar 50 gram per hari untuk kebutuhan 2.000 kalori, dan idealnya di bawah 25 gram untuk manfaat kesehatan yang lebih optimal.

Perlu diingat juga, gula tambahan tidak cuma ada di permen atau minuman bersoda. Saus, sereal, yogurt berperisa, hingga beberapa minuman kemasan juga bisa mengandung gula yang cukup tinggi. Membiasakan membaca label nilai gizi bisa jadi langkah kecil yang berdampak besar.

Sugar cravings adalah hal yang wajar dan dialami banyak orang. Namun kalau dorongan makan manis sudah terasa sulit dikendalikan dan terjadi terus-menerus, itulah saatnya mulai memperhatikan pola makan secara keseluruhan, bukan dengan cara ekstrem, tapi dengan perubahan kecil yang konsisten setiap harinya.

Sumber: Antara News

Kamu Mungkin Suka

Scroll to Top