
Ratusan butir peluru selundupan berhasil diamankan dari perairan Jayapura, Papua, setelah kapal patroli Bea Cukai mencegat sebuah long boat mencurigakan. Barang sitaan itu kini sudah berada di tangan kepolisian untuk diselidiki.
Kejadian bermula saat Bea Cukai Jayapura menggelar patroli laut pada Sabtu (3/10). Petugas mencurigai sebuah kapal motor jenis long boat, lalu mencoba mendekatinya. Alih-alih berhenti, kapal itu justru kabur menuju perairan Papua Nugini.
Sebelum berhasil melarikan diri, awak kapal sempat melempar tiga bungkusan besar ke laut. Petugas mengambil barang-barang tersebut dan membukanya — isinya mengejutkan: 200 butir amunisi berkaliber 5,56 milimeter dan 6.800 batang rokok ilegal atau setara 34 slop. Semua barang diamankan pada Minggu (4/10).
Amunisi tersebut kemudian diserahkan ke Polda Papua dan diteruskan ke Satgas Operasi Damai Cartenz untuk penyelidikan lebih lanjut. Kepala Bea Cukai Jayapura, Fungki Awaludin, menjelaskan bahwa rokok ilegal masih dalam proses penyelidikan. “Khusus 6.800 batang rokok ilegal ini masih diselidiki untuk mengetahui asalnya,” ujarnya.
Fungki memastikan pihaknya tidak akan kendur dalam menjaga keamanan perairan Jayapura. “Kami juga akan terus bersinergi untuk mengamankan wilayah perairan dengan rutin berpatroli,” tegasnya. Penguatan patroli ini menjadi sinyal bahwa jalur laut perbatasan Papua terus menjadi perhatian serius aparat.
Sumber: Antara News




