
Mendagri Tito Karnavian menetapkan target ambisius untuk menyelesaikan seluruh proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah Sumatera yang terdampak bencana alam. Komitmen ini mencakup pembangunan infrastruktur dan dukungan terhadap usaha kecil menengah di kawasan tersebut.
Strategi pemulihan difokuskan pada dua pilar utama: perbaikan fisik infrastruktur yang rusak dan penguatan ekonomi masyarakat lokal melalui UMKM. Pendekatan dua arah ini diharapkan mampu mengembalikan normalitas kehidupan sekaligus memulihkan daya ekonomi Sumatera.
Dengan target penyelesaian pada 2028, pemerintah memberikan waktu yang cukup untuk memastikan setiap tahap rehabilitasi berjalan berkualitas. Penetapan deadline ini menjadi komitmen terukur untuk masyarakat Sumatera yang masih menunggu pemulihan pasca-bencana.
Fokus terhadap UMKM menunjukkan kesadaran pemerintah bahwa pemulihan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga kebangkitan ekonomi grassroots yang melibatkan pelaku usaha lokal. Langkah ini diharapkan bisa menciptakan efek multiplier untuk pertumbuhan ekonomi wilayah secara berkelanjutan.
Sumber: Detik.com




