Petani Oransbari Didampingi Kembangkan Beras Premium dengan Standar Mutu Internasional

Petani Oransbari Didampingi Kembangkan Beras Premium dengan Standar Mutu Internasional

Distrik Oransbari di Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, sedang mengembangkan beras lokal menjadi produk premium. Upaya ini difokuskan pada perbaikan proses pengolahan, mulai dari pengeringan gabah hingga penyortiran dan pengemasan, sehingga kualitas beras lebih terjaga dan nilai jualnya meningkat.

Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya turun langsung membantu petani dan pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Margomulyo di daerah tersebut. Mereka memberikan pelatihan praktis tentang cara mengoperasikan mesin penggilingan dan menyortir butiran beras agar memenuhi standar kualitas sebelum dipasarkan.

Ilham, Direktur BUMDes Margomulyo, punya visi besar untuk produk lokal ini. “Saya sebagai anak muda ingin Oransbari ke depan punya produk beras sendiri, Beras Premium Oransbari,” ungkapnya. Dia berharap beras dengan merek Oransbari bisa menjadi komoditas unggulan yang bersaing di pasaran.

Muhamad Iqbal Sidiq dari Tim ITS menjelaskan mengapa pendampingan langsung sangat penting. Menurut dia, terkadang program bantuan hanya fokus memberikan alat tanpa memahami masalah sebenarnya di lapangan. Timnya berusaha mengisi celah itu dengan mendengarkan kebutuhan nyata petani dan memberikan solusi yang tepat sasaran.

Untuk mencapai status premium, petani harus menerapkan proses pengolahan yang konsisten dan terstandar. Syukur Syarif, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Papua Barat, menekankan bahwa produktivitas dan kualitas harus berjalan beriringan. “Yang pertama adalah produktivitas, kemudian yang berikutnya adalah kualitas,” katanya.

Pengembangan beras Oransbari ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Langkah-langkah seperti ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk pertanian lokal Papua Barat.

Sumber: Detik.com

Kamu Mungkin Suka

Scroll to Top