200 Ribu UMKM Jateng Sudah Halal Bersertifikat, Ini Target Selanjutnya

200 Ribu UMKM Jateng Sudah Halal Bersertifikat, Ini Target Selanjutnya

Jawa Tengah terus memperkuat komitmen pada industri halal. Pemerintah provinsi mencatat sudah 200.815 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang meraih sertifikat halal melalui Program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati). Pencapaian ini menjadi langkah nyata untuk membangun ekosistem produk halal yang lebih kokoh di tingkat daerah.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan angka tersebut masih jauh dari potensi yang ada. Dengan total 4,2 juta UMKM tersebar di provinsi, masih ada ruang besar untuk menambah jumlah usaha bersertifikat halal. Target pertumbuhan ini tidak hanya sekadar meningkatkan angka, melainkan memposisikan Jateng sebagai destinasi terpercaya bagi konsumen yang peduli halal.

Lebih dari sekadar mengurus surat izin, Wagub menekankan pentingnya pengawasan berkelanjutan terhadap produk yang sudah bersertifikat. “Kami membutuhkan semua stakeholder. Kami juga membutuhkan penyelia untuk pengawasan produk-produk halal yang sudah memiliki izin,” ujarnya. Pendampingan dan verifikasi rutin harus berjalan beriringan agar standar halal tetap terjaga dalam setiap tahap produksi.

Strategi ini juga terhubung dengan pengembangan pariwisata ramah Muslim dan ekonomi syariah berkelanjutan, yang menjadi fokus pembangunan Jateng hingga 2027. Destinasi wisata diharapkan mulai menyediakan fasilitas halal, dari pusat kuliner bersertifikat hingga akomodasi yang memenuhi kebutuhan wisatawan Muslim.

Wagub juga menegaskan bahwa penguatan ekosistem halal bukan upaya membatasi produk nonhalal. Transparansi informasi dan penyediaan fasilitas yang memadai justru akan menciptakan kenyamanan bagi seluruh lapisan masyarakat untuk memilih sesuai kepercayaan dan kebutuhan mereka.

Sumber: Antara News

Kamu Mungkin Suka

Scroll to Top