
Masyarakat kawasan transmigrasi Muting, Merauke, Papua Selatan, kini punya peluang lebih besar untuk menjual produk mereka ke pasar yang lebih luas. Tim Ekspedisi Patriot dari Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Kementerian Transmigrasi menggelar uji coba pemasaran bersama-sama produk unggulan lokal di Festival Kalimaro yang berlangsung 1–5 Oktober 2026.
Strategi ini dirancang agar pengusaha lokal bisa berbagi biaya pengiriman, promosi, dan sewa stan pameran. Dengan cara ini, beban finansial tidak jatuh pada satu pelaku usaha saja. Produk yang dipasarkan mencakup kopi robusta, teh sarang semut, tepuk sagu, dan pupuk organik—semua hasil karya tangan masyarakat setempat.
“Uji coba pemasaran kolektif ini merupakan langkah awal untuk menunjukkan bahwa kelompok-kelompok usaha masyarakat di Kawasan Transmigrasi Muting dapat saling menguatkan melalui kerja sama,” ujar Rindu S M Firdaus, Ketua Tim 16 Ekspedisi Patriot UGM.
Salah satu pengusaha yang merasakan manfaatnya adalah Suyekno, Kepala BUMK Kumbel Jaya dari Kampung Belbelan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Tim Ekspedisi Patriot yang telah mendukung pemasaran pupuk organik kami di Festival Kalimaro. Kami sangat senang karena produk kami bisa dikenal lebih luas dan bermanfaat bagi para petani,” katanya.
Selama lima hari, festival itu menarik sekitar 12.500 pengunjung. Tim juga menyiapkan katalog usaha lokal dan rencana membangun platform digital untuk memudahkan calon pembeli mengenal produk-produk lokal Muting dari mana saja.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif penguatan kelembagaan ekonomi yang melibatkan kelompok usaha masyarakat adat dan warga eks-transmigran di tiga distrik: Muting, Ulilin, dan Elikobel. Ke depan, hasil uji coba ini diharapkan menjadi fondasi untuk memperkuat jaringan usaha dan memberdayakan masyarakat mengelola potensi ekonomi kawasan secara mandiri.
Sumber: Antara News
Kamu Mungkin Suka

Astra Rayakan 70 Tahun dengan Apresiasi untuk Generasi Muda Berbakat Indonesia

Kabupaten Solok Genjot Produksi Kopi Lokal dengan Target Perluasan 2.000 Hektare

Jus Stroberi dan Pisang: Minuman Sehat yang Mudah Dibuat di Rumah

